Pendidikan Agama Kristen yang Inklusif di Era Kemajemukan
Keywords:
Pendidikan Agama Kristen yang Inklusif di Era KemajemukanAbstract
Kemajemukan—baik dalam aspek agama, budaya, etnis, maupun pandangan hidup—merupakan kenyataan yang tidak dapat dihindari dalam kehidupan berbangsa dan bermasyarakat. Di tengah realitas tersebut, Pendidikan Agama Kristen dihadapkan pada tantangan untuk tetap setia pada nilai-nilai iman Kristen, sekaligus mampu membangun sikap inklusif, dialogis, dan penuh kasih sebagaimana diajarkan oleh Yesus Kristus. PAK tidak hanya dipanggil untuk mentransfer pengetahuan iman, tetapi juga membentuk karakter peserta didik agar mampu hidup berdampingan secara damai, menghargai perbedaan, dan menjadi saksi Kristus yang relevan di tengah masyarakat plural.
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Yayasan Drestanta Pelita Indonesia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










